💡 Tiba-tiba Kata-kata

Wibawa

Wibawa

Kategori: #gagasan

Pria tampan yang menyadari ketampanannya lebih menjengkelkan daripada pria jelek yang merasa tampan.

Pria bertampang pas-pasan harus menggambil jalan tengah. Di ekstrem kanan, membanggakan diri. Di ekstrem kiri, menipu diri.

Kanjeng Nabi adalah pria tampan yang berwibawa, namun ketampanannya tidak membuat beliau jumawa.

Jangan biarkan selera pasar menjadi tolak ukur Anda.

Jika orang tua di rumah memanggil Anda Si Kasep, itu sudah lebih dari cukup jadi legitimasi ketampanan Anda.

Ketampanan di era proklamasi harus didemokratisasi di era reformasi.