Reset Indonesia: Janji Palsu Sapu Jagat

Reset Indonesia: Janji Palsu Sapu Jagat

Kategori: #gagasan

Banjir di Demak adalah contoh dari investasi asing tak bermutu yang merusak alam.

Investasi asing mulai berdatangan setelah perpindahan dari Orde Lama ke Orde Baru di tahun 1966. Di masa jabatan Presiden Jokowi, investasi asing berdatangan tak terbendung melaui PSN (Proyek Strategis Nasional).

Untuk menarik investasi asing lebih banyak, pemerintah menerbitkan UU Cipta Kerja untuk melonggarkan regulasi. Para buruh kehilangan kepastian kerja. Yang paling miris, pekerja kontrak bisa tidak diangkat menjadi karyawan tetap tanpa batas waktu. Pesangon boleh tidak dibayar bila perusahaan tidak mampu.

FDI (Foreign Direct Investment) itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Pembukaan lapangan kerja sedikit, sementara alam semakin rusak akibat dieksploitasi secara serampangan. Banjir di pesisir Jawa dan Kalimantan jadi bukti nyata dari tata kelola investasi yang ugal-ugalan.

Kajian Kamar Dagang Indonesia pada 2013 menunjukkan bahwa setiap Rp1 triliun investasi bisa menyerap 4.500 tenaga kerja. Namun, pada 2021, investasi yang sama hanya membuka lapangan kerja bagi sekitar 1.300 orang.

Semakin liberal ekonomi justru makin kecil peluang kita sebagai bangsa merumuskan apa yang baik untuk diri sendiri secara berdaulat.