Reset Indonesia: Berjudi dengan Danantara
Kisah ini disadur dari video di kanal YouTube Malaka Project.
Ini kisah seorang janda bernama Pertiwi yang ditinggal mati suaminya yang kaya. Ibu Pertiwi punya banyak anak dan masing-masing anak sudah dibekali aset warisan bapaknya. Ketika anak-anak Ibu Pertiwi beranjak dewasa, sebagian dari mereka sudah mampu mengirimkan uang tiap bulan dengan nominal beragam. Sebagian yang lain masih ditanggung Ibu Pertiwi karena belum bisa berbuat banyak. Ibu Pertiwi merasa kiriman uang dari anak-anaknya belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga, apalagi beliau punya impian membangun rumah megah di Kalimantan. Walhasil, beliau memberanikan diri bergaul dengan ibu-ibu sosialita untuk menambah koneksi dan membuka kesempatan yang lebih luas. Setelah cukup lama bergabung, Ibu Pertiwi dikenalkan dengan seorang pria bernama Dana. Mereka berdua mengobrol berbagai macam hal termasuk masalah finansial. Setelah mendengar keluhan Ibu Pertiwi, Dana memberikan solusi: kumpulkan uang kiriman anak-anak dalam satu rekening, kemudian gabungkan semua aset mereka di bawah satu manajemen. Aset-aset tersebut sebagian bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman ke bank, bisa juga dipakai untuk investasi, atau dijual untuk modal usaha. Dalam beberapa tahun, aset-aset yang tadinya tercerai-berai berpotensi bertambah nilainya berkali-kali lipat. Ibu Pertiwi yang sudah terlanjur kagum dengan Dana akhirnya memutuskan untuk menikahinya. Setelah menikah, semua aset anak-anak Ibu Pertiwi dikelola oleh Dana. Anak-anak Ibu Pertiwi yang dulu punya wewenang atas harta warisan bapaknya, kini harus mengambilnya melalui perantara—Papa Dana. Ibu Pertiwi mempertaruhkan semua harta bendanya kepada Dana. Jika gagal, Dana tinggal bilang kalau itu adalah risiko investasi. Jika berhasil, anak-anak Ibu Pertiwi belum tentu bisa menikmati.
Selain diberikan wewenang besar dengan akuntabilitas minimal, Papa Dana juga dibiayai Ibu Pertiwi untuk mengelola semua aset anak-anaknya. Biaya itu bukan dari keuntungan bisnis, tetapi dari hutang sana-sini.