Kerangka Kerja: Selesaikan Apa Yang Anda Mulai

Photo by Peter Olexa on Unsplash

Kerangka Kerja: Selesaikan Apa Yang Anda Mulai

Kategori: #gagasan

Pernahkan saat di perjalanan pulang tiba-tiba teringat berbagai macam hal yang seharusnya Anda lakukan? Buku yang dibeli minggu kemarin belum disentuh sama sekali. Kursus yang dibeli di Udemy sudah tidak menarik lagi. Rambut belum dicukur, motor belum diservis, baju kotor belum dicuci, semuanya menumpuk tak terkendali. Anda frustasi lalu berkata dalam hati, “Ah, gimana nanti!”

GTD (Getting Things Done) adalah kerangka kerja untuk mengatasi hal tersebut—dengan sedikit modifikasi. Bisa dipelajari di sini.

Intinya, ini adalah trik dan tip untuk membuat, memilah, mengelompokkan, dan menyelesaikan tugas-tugas yang ada.

GTD dirancang untuk mengelola tugas-tugas berdasarkan:

  • Ketersediaan waktu
  • Level energi (lelah, biasa saja, semangat pisan)
  • Situasi dan kondisi lingkungan kerja (di kamar, di kantor, di warung kopi, dengan internet, tanpa internet)
  • Skala prioritas (nanti saja, lumayan penting, penting, penting pisan)
  • Dependensi (tunggu tugas si A dan ulasan dari si B sebelum mengerjakan tugas X, Y, dan Z)

Membuat Tugas

Pertama-tama, Anda harus meluapkan semua yang terlintas di kepala. Buka kalender, diary, bookmark, playlist, apa pun yang dapat mendorong Anda berbuat sesuatu. Contoh: ketika Anda buka kalender, ternyata besok Pak Bos ulang tahun. Tidak penting. Cukup ucapkan selamat. Ketika Anda buka bookmark, ada banyak artikel menarik yang menanti untuk dikunjungi. Ketika Anda melirik ke rak buku, ada komik, biografi, novel, semua berderet tak tersentuh. Ketika Anda buka diary, ternyata Anda tertarik memulai usaha dropshiping, bisnis cuci sepatu, dan lain-lain. Ketika Anda buka playlist, ada beragam podcast untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Ada juga kursus gratis mulai dari Harvard sampai MIT. Banyak sekali.

Sekarang tuliskan semua yang mungkin bisa Anda lakukan. Misal:

  • Angkat jemuran
  • Ambil cucian di laundry
  • Review kerjaan si Fulan
  • Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam
  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Memilah Tugas

Ambil daftar di atas sebagai contoh:

  • Angkat jemuran
  • Ambil cucian di laundry
  • Review kerjaan si Fulan
  • Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam
  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Gunakan aplikasi seperti Todoist, Notion, atau Logseq untuk mempermudah Anda memfilter tugas berdasarkan label. Saya pribadi menggunakan Logseq.

Mari proses daftar di atas satu per satu dengan bertanya: apakah tugas ini bisa dikerjakan segera dan diselesaikan dengan cepat? Jika iya, labeli tugas dengan now.

Contoh daftar now:

  • Angkat jemuran now
  • Ambil cucian di laundry now
  • Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT now

Mengelompokkan Tugas

Daftar yang tersisa:

  • Review kerjaan si Fulan
  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam
  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Buat label untuk mengelompokkan tugas-tugas yang saling berkaitan berdasarkan tema/proyek. Contoh:

Projects/Build Product XYZ:

  • Review kerjaan si Fulan

Projects/Chores:

  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling

Projects/Pernikahan:

  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw

Projects/Learn Mathematics:

  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT

Projects/Religion:

  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam

Projects/Bisnis:

  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Buat label untuk mengelompokkan tugas-tugas berdasarkan tempat, situasi, atau kondisi. Contoh:

@office:

  • Review kerjaan si Fulan

@home:

  • Belajar cara memasang tabung gas

@anywhere:

  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam
  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Buat label untuk menentukan skala prioritas. Contoh:

high:

  • Review kerjaan si Fulan
  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam

medium:

  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw

low:

  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Buat label untuk menandakan tugas yang belum bisa dikerjakan karena bergantung pada pihak lain. Contoh:

waiting:

  • Review kerjaan si Fulan, tapi kerjaan si Fulan belum selesai

Buat label untuk menandakan tugas yang siap diproses selanjutnya atau ditunda. Contoh:

next:

  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
  • Belajar cara memasang tabung gas
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam

postponed:

  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026

Kurang Lebih Begini Hasil Akhirnya

now:

  • Angkat jemuran now
  • Ambil cucian di laundry now
  • Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT now

next:

  • Belajar cara memasang tabung gas Projects/Chores high @home next
  • Baca Hukum Menggambar dalam Islam Projects/Religion high @anywhere next
  • Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw Projects/Pernikahan medium @anywhere next
  • Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling Projects/Chores medium @anywhere next
  • Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT Projects/Learn Mathematics low @anywhere next

waiting:

  • Review kerjaan si Fulan Projects/Build Product XYZ high @office waiting

postponed:

  • Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026 Projects/Bisnis low @anywhere postponed

Label-label di atas diharapkan dapat membantu Anda memantau progres—proyek mana saja yang belum, sudah, sedang, atau akan dikerjakan. Setidaknya Anda tidak lagi bingung mau ngapain.

Menyelesaikan Tugas

Tugas-tugas yang berceceran kini sudah rapi. Nah, sekarang tinggal dikerjakan. Sebelum mengerjakan tugas, jangan lupa berdoa.

Bila daftar now sudah habis, ambil tugas dari daftar next, kemudian ubah labelnya menjadi now. Jika kerjaan si Fulan sudah selesai dan siap direview, ubah label waiting menjadi next. Jika sudah punya waktu luang untuk memulai bisnis, ubah label postponed menjadi next.

Peringatan: ini hanya contoh kerangka kerja. Bisa diubah sesuai kebutuhan Anda.