Kerangka Kerja: Selesaikan Apa Yang Anda Mulai
Pernahkan saat di perjalanan pulang tiba-tiba teringat berbagai macam hal yang seharusnya Anda lakukan? Buku yang dibeli minggu kemarin belum disentuh sama sekali. Kursus yang dibeli di Udemy sudah tidak menarik lagi. Rambut belum dicukur, motor belum diservis, baju kotor belum dicuci, semuanya menumpuk tak terkendali. Anda frustasi lalu berkata dalam hati, “Ah, gimana nanti!”
GTD (Getting Things Done) adalah kerangka kerja untuk mengatasi hal tersebut—dengan sedikit modifikasi. Bisa dipelajari di sini.
Intinya, ini adalah trik dan tip untuk membuat, memilah, mengelompokkan, dan menyelesaikan tugas-tugas yang ada.
GTD dirancang untuk mengelola tugas-tugas berdasarkan:
- Ketersediaan waktu
- Level energi (lelah, biasa saja, semangat pisan)
- Situasi dan kondisi lingkungan kerja (di kamar, di kantor, di warung kopi, dengan internet, tanpa internet)
- Skala prioritas (nanti saja, lumayan penting, penting, penting pisan)
- Dependensi (tunggu tugas si A dan ulasan dari si B sebelum mengerjakan tugas X, Y, dan Z)
Membuat Tugas
Pertama-tama, Anda harus meluapkan semua yang terlintas di kepala. Buka kalender, diary, bookmark, playlist, apa pun yang dapat mendorong Anda berbuat sesuatu. Contoh: ketika Anda buka kalender, ternyata besok Pak Bos ulang tahun. Tidak penting. Cukup ucapkan selamat. Ketika Anda buka bookmark, ada banyak artikel menarik yang menanti untuk dikunjungi. Ketika Anda melirik ke rak buku, ada komik, biografi, novel, semua berderet tak tersentuh. Ketika Anda buka diary, ternyata Anda tertarik memulai usaha dropshiping, bisnis cuci sepatu, dan lain-lain. Ketika Anda buka playlist, ada beragam podcast untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Ada juga kursus gratis mulai dari Harvard sampai MIT. Banyak sekali.
Sekarang tuliskan semua yang mungkin bisa Anda lakukan. Misal:
- Angkat jemuran
- Ambil cucian di laundry
- Review kerjaan si Fulan
- Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
- Belajar cara memasang tabung gas
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Memilah Tugas
Ambil daftar di atas sebagai contoh:
- Angkat jemuran
- Ambil cucian di laundry
- Review kerjaan si Fulan
- Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
- Belajar cara memasang tabung gas
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Gunakan aplikasi seperti Todoist, Notion, atau Logseq untuk mempermudah Anda memfilter tugas berdasarkan label. Saya pribadi menggunakan Logseq.
Mari proses daftar di atas satu per satu dengan bertanya: apakah tugas ini bisa dikerjakan segera dan diselesaikan dengan cepat? Jika iya, labeli tugas dengan now.
Contoh daftar now:
- Angkat jemuran
now - Ambil cucian di laundry
now - Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
now
Mengelompokkan Tugas
Daftar yang tersisa:
- Review kerjaan si Fulan
- Belajar cara memasang tabung gas
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Buat label untuk mengelompokkan tugas-tugas yang saling berkaitan berdasarkan tema/proyek. Contoh:
Projects/Build Product XYZ:
- Review kerjaan si Fulan
Projects/Chores:
- Belajar cara memasang tabung gas
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
Projects/Pernikahan:
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
Projects/Learn Mathematics:
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
Projects/Religion:
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
Projects/Bisnis:
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Buat label untuk mengelompokkan tugas-tugas berdasarkan tempat, situasi, atau kondisi. Contoh:
@office:
- Review kerjaan si Fulan
@home:
- Belajar cara memasang tabung gas
@anywhere:
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Buat label untuk menentukan skala prioritas. Contoh:
high:
- Review kerjaan si Fulan
- Belajar cara memasang tabung gas
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
medium:
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
low:
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Buat label untuk menandakan tugas yang belum bisa dikerjakan karena bergantung pada pihak lain. Contoh:
waiting:
- Review kerjaan si Fulan, tapi kerjaan si Fulan belum selesai
Buat label untuk menandakan tugas yang siap diproses selanjutnya atau ditunda. Contoh:
next:
- Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
- Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
- Belajar cara memasang tabung gas
- Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
- Baca Hukum Menggambar dalam Islam
postponed:
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Kurang Lebih Begini Hasil Akhirnya
now:
- Angkat jemuran
now - Ambil cucian di laundry
now - Buat ucapan selamat untuk Pak Bos dengan ChatGPT
now
next:
- Belajar cara memasang tabung gas
Projects/Choreshigh@homenext - Baca Hukum Menggambar dalam Islam
Projects/Religionhigh@anywherenext - Ngaji Jomblo dengan Ustadz Felix Siaw
Projects/Pernikahanmedium@anywherenext - Tonton Tutorial Mengganti Kanvas Kopling
Projects/Choresmedium@anywherenext - Tonton Pengantar Kalkulus dari MIT
Projects/Learn Mathematicslow@anywherenext
waiting:
- Review kerjaan si Fulan
Projects/Build Product XYZhigh@officewaiting
postponed:
- Tonton Memulai Dropshipping di Tahun 2026
Projects/Bisnislow@anywherepostponed
Label-label di atas diharapkan dapat membantu Anda memantau progres—proyek mana saja yang belum, sudah, sedang, atau akan dikerjakan. Setidaknya Anda tidak lagi bingung mau ngapain.
Menyelesaikan Tugas
Tugas-tugas yang berceceran kini sudah rapi. Nah, sekarang tinggal dikerjakan. Sebelum mengerjakan tugas, jangan lupa berdoa.
Bila daftar now sudah habis, ambil tugas dari daftar next, kemudian ubah labelnya menjadi now. Jika kerjaan si Fulan sudah selesai dan siap direview, ubah label waiting menjadi next. Jika sudah punya waktu luang untuk memulai bisnis, ubah label postponed menjadi next.
Peringatan: ini hanya contoh kerangka kerja. Bisa diubah sesuai kebutuhan Anda.